Cukup 50 Ribu Rupiah Per Tahun Untuk Cover Biaya Kesehatan

Cukup 50 Ribu Rupiah Per Tahun Untuk Cover Biaya Kesehatan

Semakin mahalnya biaya kesehatan, perlu kesiapan yang cukup matang dalam hal finansial, terlebih penyakit sering hinggap kapan saja. Makanya, perlu terdapat budget khusus untuk meng-cover biaya-biaya tak terduga, salah satunya untuk pengobatan, meski tak seorangpun yang mengharapkan terserang suatu penyakit.

Oleh karena banyaknya masyarakat indonesia yang merasa sayang untuk berobat, pemerintah pun mewajibkan setiap warganya terdaftar dalam asuransi kesehatan BPJS, agar jika terjadi sesuatu yang tak diharapkan, biaya rumah sakit yang timbul bisa terbantu dengan adanya BPJS. Namun bagi anda yang belum memiliki BPJS, ada baiknya mendaftar asuransi kesehatan online mengingat biaya rumah sakit seringkali begitu mahal.

Dengan adanya asuransi, tentu biaya pengobatan bisa sangat terbantu, apalagi kini banyak asuransi yang menawarkan premi yang cukup murah, seperti berbagai macam produk asuransi yang terdapat di dalam aplikasi tanamduit. Ada banyak pilihan asuransi kesehatan di dalam aplikasi tersebut, mulai dari yang nilai premi tahunannya hanya sebesar 50 ribu rupiah, hingga satu setengah jutaan rupiah per tahun, dengan nilai klaim yang terbilang besar untuk masing-masing produk asuransinya. Ragam pilihan premi dari berbagai asuransi kesehatan dengan jenis yang berbeda dihadirkan untuk mengcover biaya kesehatan sesuai kebutuhan Anda.

Tak perlu khawatir mengenai cara klaim setiap polis asuransinya, aplikasi tanamduit telah melengkapi setiap produk asuransi di dalamnya dengan informasi yang sangat jelas, terrinci dan mudah dipahami. Jika terdapat kendala apapun, baik kendala yang berhubungan dengan pembelian polis asuransi, produk investasi, ataupun kendala saat menggunakan aplikasi tanamduit itu sendiri, ada kontak customer service yang bisa dihubungi dan siap membantu pengguna, kapanpun dibutuhkan. Untuk hal-hal yang biasa ditanyakan oleh pengguna lain, dapat juga dicari di pusat bantuan dengan simbol tanda tanya di sebelah kanan atas aplikasi.

Bagi anda yang tertarik untuk berinvestasi, jangan ragu untuk membeli produk investasi yang ada di tanamduit, karena tanamduit merupakan salah satu media investasi terpercaya yang mana seluruh produk investasi di dalamnya telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), supaya pengguna bisa tetap merasa aman selama menginvestasikan dananya di tanamduit.

Gejala Aneurisma Aorta Abdominalis

Gejala Aneurisma Aorta Abdominalis

Sumber: alodokter.com

Sebelum membahas gejala aneurisma aorta abdominalis, pernahkah kamu mendengar aneurisma aorta? Menurut hellosehat.com aneurisma adalah penyakit yang terjadi akibat dari penggelembungan dinding arteri. Pembuluh arteri adalah pembuluh yang paling besar dalam bagian tubuh yang berfungsi untuk membawa darah dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Aneurisma yang membesar dapat pecah dan menyebabkan pendarahan dalam tubuh, penyakit ini bahkan memiliki risiko kematian pada beberapa kasus serius. Aneurisma terbagi menjadi dua yaitu aneurisma aorta torakalis yang terjadi pada aorta bagian dada dan aneurisma aorta abdominalis yang terjadi pada aorta yang berada di perut. Setiap jenis memiliki gejalanya. Dilansir dari alodokter.com aneurisma aorta abdominalis adalah kondisi melebarnya aorta di bagian perut secara abnormal. Lalu apa saja gejala aneurisma aorta abdominalis?

Dikutip dari hellosehat.com aneurisma aorta perut atau abdominalis adalah penonjolan pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke organ dan jaringan di bagian bawah tubuh. Penderita penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki. Aneurisma aorta biasanya tidak menimbulkan gejala yang nyata pada awalnya. Penderita baru akan menyadarinya setelah penggelembungan di pembuluh darah sudah sangat besar atau terlanjur pecah. Gejala aneurisma aorta abdominalis yang ditimbulkan seperti rasa sakit seolah dirobek di bagian perut dan pungung. Karena biasanya baru dapat terlihat gejalanya ketika sudah pecah, penderita penyakit ini seringnya sudah terlambat untuk diselamatkan. Inilah bahaya dari penyakit aneurisma. Ketika penggumpalan yang terjadi pada darah pecah, itu akan menghalangi aliran darah ke organ tubuh yang penting seperti hati, paru-paru dan ginjal hingga membuat organ-organ tersebut berhenti berfungsi. Sebelum pecah, ketika aneurisma sudah membesar penderita akan merasakan beberapa gejala seperti nyeri pada punggung dan dada, denyut jantung yang cepat, napas pendek, sering mati rasa, denyut yang kuat di area perut, mual atau muntah, lemas, perasaan aneh atau tidak nyaman pada bagian dada atas. Menurut dr. Tjin Willy gejala aneourisma aorta abdominal ini cukup sulit untuk diketahui. Dokter akan merekomentasikan pemeriksaan penyakit ini pada pasien yang memiliki risiko terkena penyakit ini. Risiko utamanya adalah laki-laki berusia di atas enam puluh lima tahun dan merokok dan orang yang berusia di atas enam puluh tahun yang memiliki riwayat keluarga penderita penyakit ini.

Apa saja penyebab dari penyakit ini? Belum diketahui secara pasti penyebab dari penyakit aneurisma aorta abdominal, namun beberapa faktor dapat diduga sebagai penyebab dari penyakit ini seperti merokok, trauma karena kecelakaan, penyakit keturunan, tekanan darah tinggi, terjadinya infeksi dan penebalan pada arteri.

Penyakit ini akan sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat. Semakin cepat kamu menyadari penyakit ini maka akan semakin banyak peluangmu untuk mengatasinya. Pemeriksaan penyakit ini dapat menggunakan ultrasonografi (USG) yang tidak menyakitkan cepat dan tentunya dapat diandalkan. Sebelum pemeriksaan kamu akan diminta untuk mengosongkan perut atau berpuasa selama delapan sampai dua belas jam sebelum prosedur. Beberapa metode yang dapat dilakukan seperti foto rontgen yang akan menunjukkan gambaran deposit kalsium di sekitar perut akibat terbentuknya dinding aneurisma. Selain itu adalah melakukan aortogram, yaitu pemeriksaan dengan sinar X yang dikombinasikan dengan penyuntikan zat pewarna khusus ke pembuluh darah. Selanjutnya ada MRI yang dapat dilakukan pada pasien yang memiliki alergi terhadapt zat pewarna khusus seperti yang dipakai pada aortogram, atau pada pasien yang memiliki penyakit ginjal.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui seputar penyakit ini seperti gejala aneurisma aorta abdominalis, penyebabnya dan prosedur pemeriksaannya.

Nyaman dengan Luka Bakar Lewat Cara Berikut

Nyaman dengan Luka Bakar Lewat Cara Berikut

Akan terasa tidak nyaman saat kita beraktivitas dalam kondisi memiliki luka bakar. Ya, rasa tidak nyaman akan timbul berbarengan dengan rasa sakit akibat luka tersebut. Pada luka bakar bahkan lebih parah karena Anda akan merasakan rasa perih sekaligus panas karena sensasi terbakar pada kulit. Untuk mengatasi hal tersebut, tentu diperlukan Obat Luka Bakar Kena Minyak Panas goapotik. Selain bisa didapat dengan mengunjungi link berikut www.goapotik.com/produk/hemolok-1-botol-100-ml Anda juga bisa mengetahui obat lainnya sebagai berikut :

Lidah Buaya

Lidah buaya dikenal sebagai tanaman yang kaya akan khasiat. Bada bagian gelnya, Anda bisa memanfaatkannya untuk dijadikan bahan olahan makanan, untuk menyuburkan pertumbuhan rambut hingga membantu proses penyembuhan luka bakar. Ya, lidah buaya merupakan salah satu tanaman yang perlu Anda pertimbangkan apabila sewaktu-waktu mengalami luka bakar.

Kemampuan lidah buaya untuk mengatasi luka bakar tak lepas dari perannya sebagai produsen kolagen yang produktif. Kolagen sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit kita. Selain itu, lidah buaya juga mampu mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit yang mati akibat luka bakar. Lidah buaya juga bisa memberikan sensasi dingin atau sejuk pada area luka bakar sehingga bisa dijadikan sebagai penolong pertama saat Anda mengalami luka bakar.

Cuka Apel

Bagi para ibu yang suka memasak, cuka apel mungkin jadi salah satu bahan dapur yang tidak boleh dilupakan pada beberap masakan. Rasa asam yang diberikan bisa membuat rasa makanan jadi lebih segar dan menggugah selera. Tapi, tak hanya cocok sebagai bumbu dapur, cuka apel juga berugna apabila Adna ingin menyembuhkan luka bakar.

Penggunaan cuka apel sebagai obat luka bakar tak lepas dari sifatnya sebagai antibakteri. Sebagai antibakteri, cuka apel bisa menghindarkan luka dari bakteri yang membuat luka jadi semakin parah. Selain itu, cuka apel juga bisa mencegah terjadinya penyebaran infeksi apabila digunakan secara rutin. Oleskan cuka apel pada area luka yang melepuh sebanyak 2-3 kali setiap harinya secara rutin sampai kulit yang terbakar bisa sembuh.

Mengatasi luka bakar jadi salah satu cara agar Anda bisa hidup sehat dan menjalani aktivitas dengan nyaman. Disamping itu, ketahui juga beragam info kesehatan lainnya yang bermanfaat untuk Anda. Link berikut www.guesehat.com/rhinitis-non-alergi-non-allergic-rhinitis bisa jadi rujukan yang kredibel untuk mengetahui info kesehatan terupdate