Atasi Gejala Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Atasi Gejala Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Kondisi tertentu menyebabkan mata menjadi kering dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini akan menyebabkan masalah yang lebih serius. Guna menghindari hal tersebut, pahami gejala, penyebab dan penanganan mata kering berikut ini.

Gejala Umum

Keratoconjungtivitis sicca merupakan kondisi dimana mata tidak dapat pelumasan yang memadai dari air mata sehingga mata menjadi kering. Kondisi ini membuat mata tidak dapat membersihkan kotoran dan benda asing yang masuk kedalam mata secara optimal. Akibatnya akan timbul rasa tidak nyaman dan berbagai masalah pada mata.

Gejala umum yang muncul pada kondisi ini, antara lain adalah mata seperti berpasir dan kering, mata terasa panas, mata menjadi merah, mata berair akibat respon terhadap iritasi, sensitif terhadap sinar matahari, penglihatan menjadi buram, mata sepet dan sulit membuka mata saat bangun tidur karena kelopak mata menempel serta terdapat lendir di sekitar area mata.

Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan akan menimbulkan masalah yang lebih serius, seperti peradangan, nyeri, bisul dan luka pada kornea. Mata yang kering juga bisa memicu terjadinya masalah penglihatan, bahkan pada beberapa kasus dapat menyebabkan kehilangan penglihatan total. Meskipun kasus kehilangan penglihatan total terbilang sangat jarang.

Penyebab Menurunnya Produksi Air Mata

Masalah utama yang menyebabkan mata menjadi kering adalah proses pelumasan mata oleh air mata yang kurang optimal. Air mata merupakan aspek penting yang mendukung mata dalam menjalankan fungsi penglihatan. Berbagai bahan yang terkandung dalam air mata dapat memelihara penglihatan dan kesehatan mata.

Kandungan tersebut antara lain adalah air sebagai pelembab, minyak sebagai pelumas, lendir untuk meratakan penyebaran dan antibodi sebagai bentuk pertahanan terhadap kuman. Secara umum ada 3 faktor yang menyebabkan kinerja air mata kurang optimal, yaitu produksi air mata yang menurun, aktivitas dan lingkungan serta kualitas air mata yang kurang baik.

Air mata diproduksi oleh sebuah kelenjar yang berada pada area mata. Ketika mata menjadi kering kelenjar air mata akan memproduksi air mata, namun pada beberapa kondisi seperti perubahan hormon, proses penuaan, kehamilan, menopause, kondisi medis tertentu dan penggunaan obat-obatan tertentu dapat menurunkan produksi air mata.

Aktivitas dan lingkungan juga turut mempengaruhi kinerja air mata. Aktivitas yang membutuhkan fokus visual yang tinggi seperti menatap layar komputer, membaca dan berkendara membuat mata pegel dan reflek berkedip menurun. Jarang berkedip membuat rangsangan produksi air mata menjadi kurang dan mata menjadi mudah kering.

Kurangnya air mata juga bisa diperparah oleh kondisi lingkungan yang kurang mendukung seperti ruangan ber-AC, tipuan angin dan suhu yang tinggi mampu membuat air mata menguap lebih cepat. Reflek berkedip yang menyebabkan mata terbuka lebih lama ditambah penguapan air mata lelah dengan cepat.

Produksi air mata membutuhkan berbagai zat gizi seperti asam lemak omega-3, vitamin A dan protein. Kekurangan asupan zat gizi membuat kualitas air mata yang diproduksi menjadi kurang optimal. Air mata memiliki kekentalan tertentu dan sangat dipengaruhi oleh jumlah air dalam tubuh. Oleh sebab itu asupan cairan juga turut berpengaruh terhadap kualitas air mata.

Cara Penanganan Mata yang Kering

Penangan mata yang kering bisa Anda lakukan dengan memberi mata cairan yang memiliki kandungan mirip dengan air mata seperti Insto Dry Eyes yang diformulasikan khusus untuk menangani masalah mata yang kering, serta dilengkapi dengan antibakteri yang mampu membunuh kuman sehingga infeksi akibat mata yang kering bisa diatasi.

Setelah mengenali gejala dan berbagai penyebab mata menjadi kering, Anda bisa mengatasi dan mencegah terjadinya hal tersebut.  Insto Dry Eyes bisa juga digunakan untuk proses pencegahan mata perih dan kering, terutama bagi Anda yang tidak bisa menghindari faktor-faktor penyebab mata menjadi kering.