Kenali Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Kenali Penyebab Mastitis pada Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Mastitis adalah radang payudara yang biasanya disebabkan oleh infeksi, suatu kondisi yang menyebabkan jaringan payudara membengkak dan menjadi meradang. Mastitis paling sering terjadi pada 6 bulan pertama menyusui. Kabar baiknya, walaupun mastitis pada ibu menyusui sangat mudah untuk diatasi. Nah, berikut ini penyebab dan cara mengatasi mastitis.

Penyebab Mastitis

Mastitis yang dialami oleh ibu menyusui sering disebabkan oleh penumpukan susu pada payudara. Hal tersebut juga sering disebut sebagai stagnasi susu atau Air Susu Ibu (ASI) tersumbat, yaitu kondisi dimana ASI di payudara tidak bisa keluar atau berhenti. berhentinya ASI pada ibu menyusui dapat terjadi karena beberapa penyebab seperti dibawah ini :

  1. Bayi tidak benar-benar menghisap payudaranya saat sedang menyusui. Ini berarti tidak cukup ASI yang dikirimkan.
  2. Bayi memiliki masalah dalam menghisap ASI.
  3. Sering melewatkan waktu menyusui.
  4. Sering menyusui hanya dengan salah satu payudara.
  5. Pukulan atau benturan pada payudara yang dapat merusak saluran atau kelenjar susu di payudara.

Gejala Mastitis

Gejala-gejala mastitis sangat mirip dengan gejala saluran ASI tersumbat dan juga sering disebut radang payudara. Mastitis biasanya menyerang hanya pada salah satu payudara, dan gejalanya sering muncul dengan tiba-tiba. Berikut ini gejala mastitis yang harus Anda waspadai ketika sedang dalam menyusui :

  1. Payudara bengkak dan meradang, yang kadang terasa nyeri dan panas saat disentuh.
  2. Benjolan di payudara atau ada bagian mengeras di payudara.
  3. Abses atau radang jaringan tubuh yang memungkinkan rongga muncul di mana nanah menumpuk.
  4. Terkadang disertai dengan gejala mirip flu, seperti rasa sakit, demam, kedinginan, dan kelelahan.

Cara Mengatasi Mastitis

Setelah Anda mengetahui penyebab dan gejala dari mastitis. Langkah berikutnya adalah bagaimana cara mengatasi mastitis. Mastitis biasanya diatasi dengan  mudah dan sebagian besar ibu menyusui dapat pulih dengan cepat. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan secara mandiri untuk membantu mengatasi mastitis saat Anda sedang dalam fase menyusui :

  1. Istirahat yang cukup dan minum banyak air untuk mencegah dehidrasi sambil juga membantu menurunkan demam Anda.
  2. Hindari pakaian ketat, termasuk bra, sampai gejala mastitis telah sembuh.
  3. Minumlah obat pereda nyeri seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, seperti parasetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi rasa sakit atau demam.
  4. Pijat dengan lembut payudara Anda saat Anda menyusui bayi Anda.
  5. Sebelum menyusui, kompres payudara dengan air hangat atau kain yang dibasahi air hangat di bagian yang lecet.
  6. Mengubah posisi menyusui secara berkala untuk mengurangi penyumbatan ASI
  7. Cobalah untuk memberikan ASI lebih sering dari biasanya, peras ASI yang tersisa setelah dan selama menyusui.

Jika cara mengatasi mastitis secara mandiri di atas tidak dapat meringankan gejala mastitis, ada baiknya Anda segera periksa ke tenaga medis yang lebih ahli. Meskipun mastitis pada ibu menyusui sering terjadi, penting untuk mewaspadai penyakit ini karena dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Selain itu agar tidak mengganggu momen paling intim antara ibu dan bayi.

Tips Memilih Sabun Botol Yang Aman Untuk Si Kecil

Tips Memilih Sabun Botol Yang Aman Untuk Si Kecil

Memiliki buah hati adalah hal paling membahagiakan yang tidak bisa diungkapkan oleh setiap orang tua. Apalagi ketika baru pertama kali memiliki buah hati, pasti akan sangat hati-hati dalam merawat segala kebutuhan bayinya. Salah satunya adalah dalam memilih produk sabun untuk mencuci botol si kecil. Ada kalanya bayi pasti akan menggunakan botol sebagai alat untuk meminumkan asi kepada si kecil.

Untuk persediaan di rumah, bunda harus menyediakan botol dot untuk si kecil minimal sebanyak 2 botol. Namun dalam penggunaan botol juga harus merawat dan membersihkannya dengan baik supaya tidak meninggalkan bakteri di dalam botol. Untuk melakukan perawatan terhadap botol atau dot sebaiknya menggunakan produk sabun yang aman untuk mencucinya. Akan tetapi, bagaimana sabun botol yang sudah pasti aman untuk si kecil?

Seperti yang sudah para bunda ketahui bahwa penggunaan untuk botol susu ini sangat diperlukan bagi si kecil yang tidak suka dengan ASI atau dengan tidak sengaja ASI tidak keluar. Sehingga botol susu ini sangatlah diperlukan sebagai pengganti untuk memberi susu formula pada si kecil supaya tetap mendapatkan nutrisi. Dengan adanya botol susu ini bunda pasti akan merasa lebih tenang dan bayi juga akan senang.

Namun dalam penggunaan botol susu bunda juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti kebersihan dalam mencuci botol. Perlu diketahui bahwa mencuci botol susu harus steril supaya tidak meninggalkan bekas dan bakteri. Oleh karena itu, dalam perawatan botol atau dot bayi perlu menggunakan sabun botol yang aman juga untuk si kecil. Karena kesalahan dalam mencuci botol susu juga bisa menyebabkan anak terkena penyakit, sehingga pemilihan sabun yang aman untuk bayi juga perlu di perhatikan. Berikut beberapa tips dalam memilih sabun botol susu yang aman untuk si kecil.

  1. Pilihlah Produk Dari Merk Yang Khusus Untuk Bayi

Dirangkum dari https://www.sleekbaby.co.id/1000-hari-perlindungan/detail/memilih-sabun-botol-yang-aman-untuk-anak, pemilihan sabun botol susu untuk si kecil perlu diperhatikan dengan seksama, karena beberapa produk sabun tentu menggunakan bahan yang berbeda-beda yang kita tidak ketahui baik dan aman untuk bayi atau tidak. Hal ini yang mengharuskan bunda untuk memilih produk sabun botol susu yang khusus untuk bayi yang sudah pasti aman untuk bayi. Tidak hanya itu, dengan memilih sabun yang sudah bermerek tentu juga sudah menggunakan bahan-bahan yang berkualitas pada produknya. Tidak hanya untuk botol susu saja, sabun juga bisa digunakan untuk mencuci peralatan bayi lainnya seperti tempat makan ataupun minum bayi.

  1. Pilih Sabun Dengan Formula Kental dan Berbentuk Cair

Mengapa harus memilih sabun yang cair? Karena sabun cair ini mudah hilang dibersihkan menggunakan air, sehingga tidak akan meninggalkan adanya bekas sabun di dalam botol. Tidak hanya itu, formulasi sabun yang kental dapat menghemat pemakaian sabun, karena dengan pemakaian sedikit saja sudah bisa memberikan adanya efek secara maksimal. Bisa dibayangkan jika bunda membersihkan botol menggunakan sabun colek, tentu akan sangat sulit untuk membersihkannya sampai ke sela-sela botol.

  1. Pilih Sabun Yang Lembut Untuk Kulit

Biasanya sabun cuci akan memberikan efek yang kasar dan panas untuk kulit tangan, namun sabun yang baik dan aman untuk bayi akan meninggalkan efek lembut di kulit tangan. Dengan memilih sabun botol susu yang lembut di kulit maka bunda akan terhindar dari tangan yang kasar dan panas.

  1. Pilih Sabun Dari Merk Yang Sudah Terkenal

Karena merek yang sudah terkenal berarti produk tersebut memang sudah banyak dipercaya oleh para Ibu, sehingga akan aman digunakan untuk membersihkan botol susu si kecil pastinya. Salah satu merek sabun botol untuk bayi yang sudah terkenal serta dapat bunda percaya adalah Sleek Baby Pembersih Botol atau Sleek Baby Bottle Nipple and Accessories Cleanser. Produk pencuci botol untuk peralatan bayi dari Sleek Baby ini sudah memiliki sertifikasi formula food grade yang tentu saja aman untuk si kecil.

Nah, itulah beberapa tips dalam memilih sabun cuci botol untuk si kecil. Untuk para bunda harus tetap selektif dalam memilih produk perawatan bayi, supaya si kecil tetap senang dan sehat.

Susu Soya, Pilihan Susu Formula Untuk Anak Alergi Terbaik

Susu Soya, Pilihan Susu Formula Untuk Anak Alergi Terbaik

Memberikan susu formula untuk anak memang menjadi pilihan yang bisa diambil guna memaksimalkan kelengkapan nutrisi mereka. Namun, terkadang, Anda harus berhati-hati jika ingin membeli susu formula, terutama jika anak Anda memiliki alergi susu sapi. Lantas, apa opsi susu formula untuk anak alergi yang tepat?

Jika anak Anda alergi pada susu sapi, maka Anda bisa memilih susu soya sebagai penggantinya. Susu soya adalah produk susu yang dibuat dari bahan dasar kedelai. Tentu saja, jenis susu ini cenderung lebih aman untuk diberikan karena tidak mengandung senyawa yang bisa menyebabkan alergi.

Selain itu, susu soya juga memiliki cukup banyak manfaat yang sangat baik untuk perkembangan anak. Apa saja manfaatnya? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Beragam Manfaat Susu Soya

Sebagaimana disinggung di atas, ada cukup banyak manfaat susu soya yang bisa menjadi pengganti yang baik untuk susu sapi –jika anak Anda mengalami alergi. Adapun beberapa manfaat dari susu soya yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:

  • Mengatasi intoleransi laktosa

Salah satu manfaat terbesar susu soya adalah mengatasi intoleransi laktosa. Perlu diketahui, intoleransi laktosa adalah masalah yang muncul pada tubuh setelah konsumsi susu sapi. Anak yang terkena gangguan ini akan mengalami masalah pada pencernaan hingga level yang serius.

Nah, dengan mengonsumsi susu soya, maka permasalahan di atas tidak akan terjadi. Namun, susu soya sebaiknya diberikan ketika anak Anda sudah berusia di atas satu tahun dengan porsi sesuai aturan. Hal ini dimaksudkan untuk membuat pencernaan anak Anda siap dan bisa bekerja dengan baik.

  • Baik untuk pencernaan

Pencernaan adalah salah satu sistem yang paling penting di dalam tubuh. Nah, pada anak-anak, sistem pencernaan seringkali bermasalah karena memang belum bisa berfungsi dengan baik. Hal inilah yang kadang menyebabkan alergi muncul. Oleh karenanya, pemilihan susu formula untuk anak alergi menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Dalam hal ini, susu soya bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah pencernaan pada anak. Bahkan, ada kandungan serat yang cukup tinggi dari susu soya di mana akan berdampak sangat baik pada perkembangan sistem pencernaan anak Anda.

  • Mengurangi kandungan lemak jahat

Meskipun susu sapi dipercaya menjadi salah satu sumber gizi yang baik, namun Anda perlu memperhatikan bahwa di dalamnya terdapat kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian Anda ketika hendak memilih susu untuk anak.

Berbeda dengan susu sapi, susu soya memiliki kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Dengan pola konsumsi susu soya secara teratur, maka kadar lemak jahat di dalam tubuh anak Anda bisa dikurangi secara lebih signifikan.

Nah, beberapa poin di atas adalah manfaat susu soya untuk kesehatan anak Anda. Di pasaran, ada cukup banyak opsi susu soya yang bisa menjadi pilihan tepat susu formula untuk anak alergi. Semoga membantu.

Deskripsi: susu formula untuk anak alergi bisa didapatkan dari produk susu soya. Susu dengan bahan dasar kedelai ini memiliki beragam manfaat yang sangat baik.