Cek 4 Fakta Penting tentang Difteri Ini

Cek 4 Fakta Penting tentang Difteri Ini

Difteri adalah salah satu penyakit menular yang berbahaya. Cek empat faktanya di sini.

Beberapa waktu lalu, difteri sempat mewabah dan cukup meresahkan masyarakat. Penyakit yang bisa menyerang segala usia ini secara tiba-tiba mewabah dan menyebabkan sejumlah kematian. Nah, agar hal yang sama tidak terulang, ada baiknya Anda tahu empat fakta penting difteri ini.

  1. Disebabkan oleh infeksi bakteri berbahaya

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, difteri merupakan infeksi yang disebabkan bakteri Corynebacterium diphteriae. Bakteri menular ini menyerang membran mukosa dari hidung dan tenggorokan.

Gejala umum penderita difteri adalah nyeri menelan, suara serak, demam dan menggigil, bengkak pada kelenjar getah bening leher. Selanjutnya, tubuh lemah, tidak nafsu makan, sesak napas, dan muncul lapisan tebal berwarna abu-abu yang menutupi dinding belakang tenggorokan.

Lapisan tebal yang menutupi dinding tenggorokan adalah gejala difteri yang paling khas sekaligus ditakuti. Sebab, lapisan ini dapat menutup saluran pernapasan, menyebabkan penderita tidak dapat bernapas.

  1. Pernah mewabah di Indonesia

Difteri pernah mewabah pada akhir 2017. “Saat itu, Kementerian Kesehatan menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, sampai November 2017, ada 95 kabupaten dan kota dari 20 provinsi yang melaporkan munculnya kasus difteri,” kata dr. Atika.

Sebenarnya, difteri bukanlah penyakit baru di Indonesia. Sejak 1990, kasus difteri di Indonesia sempat hampir tidak ada karena pemberian imunisasi difteri yang digalakkan pemerintah. Namun, pada 2009 difteri mulai muncul kembali.

  1. Dicegah dengan vaksin

Seharusnya masyarakat Indonesia bisa terbebas dari penyakit berat ini karena telah tersedia vaksin difteri. Agar kebal dari difteri, diberikan vaksin DTP (Difteri, Tetanus, dan Pertusis).

Vaksin ini diberikan pada anak usia 2, 3, dan 4 bulan. Imunisasi lanjutan diberikan saat berusia 18 bulan dan ketika anak berusia 5 tahun. Booster juga sebaiknya diberikan ketika anak berusia 10 tahun dan 18 tahun.

  1. Akan terus muncul ketika masih ada orang yang antivaksin

Faktanya, tidak seluruh masyarakat Indonesia memberikan vaksin difteri kepada anaknya. Salah satu alasannya adalah vaksinasi tidak aman diberikan pada anak.

Mereka umum disebut sebagai kelompok antivaksin. Padahal, vaksin yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sudah terbukti aman, efek sampingnya minimal, dan bermanfaat memberikan kekebalan atas penyakit.

Itulah empat fakta penting tentang difteri. Dengan tahu fakta-fakta tersebut Anda bisa lebih waspada terhadap penyakit mematikan ini. Satu hal lagi, jangan lupa untuk memberi vaksin difteri pada anak, sebagai bentuk perlindungan padanya.

Bagaimana Perubahan Tubuh Setelah Proses Pembuahan Terjadi?

Bagaimana Perubahan Tubuh Setelah Proses Pembuahan Terjadi?

Kabar kehamilan menjadi satu hal yang sangat dinantikan oleh pasangan yang sedang pelakukan program kehamilan. Hal tersebut biasanya dapat terlihat setelah kandungan berusia beberapa minggu. Namun jika Anda tidak sabar menunggu kabar kehamilan, Anda bisa mulai memperhatikan perubahan tubuh yang terjadi akibat terjadinya proses pembuahan berikut ini.

Kram Perut

Kram perut merupakan perubahan yang biasa terjadi pada tubuh wanita ketika menjelang atau sedang dalam masa menstruasi. Namun kram ini juga bisa menjadi pertanda bahwa pembuahan telah terjadi dalam tubuh Anda.

Jika kram ketika mestruasi terjadi dalam waktu yang lama disertai intensitas rasa sakit teramat sangat, maka kram perut sebagai penanda telah terjadinya pembuahan ini terjadi dalam waktu singkat sekitar beberapa jam atau sehari disertai rasa sakit yang ringan.

Nyeri Punggung

Selain kram perut, nyeri punggung juga biasa terjadi sebagai tanda berhasilnya proses pembuahan. Hal ini terjadi karena perubahan hormon yang terjadi pada tubuh, sehingga menyebabkan beberapa anggota tubuh lain terasa nyeri.

Pendarahan Ringan

Ketika proses pembuahan berhasil dilakukan, maka bakal janin akan menempel pada dinding rahim sebagai tempat tumbuh kembangnya kelak. Proses ini bisa menyebabkan dinding rahim tergores dan mengeluarkan darah. Biasanya hal ini akan terjadi 10 hingga 14 hari setelah pembuahan berlangsung.

Namun berbeda dengan darah menstruasi yang cenderung banyak, pendarahan akibat menempelnya bakal janin ini termasuk ringann dan tak jarang hanya sebagatas flek saja. Warna darah yang keluar bisa berupa merah mudah atau kecoklatan, tergantung seberapa lama pendarahan terjadi.

Meningkatnya Suhu Basal Tubuh

Ketika wanita hamil bangun tidur di pagi hari, maka suhu tubuhnya akan meningkat drastis. Hal ini juga terjadi akibat perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga Anda perlu mengukur suhu tubuh untuk melihat apakah terjadi perubahan atau tidak. Suhu tubuh wanita hamil bisa mencapai 37,4 -37,5o C dan biasanya akan hilang dengan sendirinya dan tidak perlu obat.

Perubahan Payudara

Payudara termasuk organ tubuh vital wanita dan pastinya akan mengalami perubahan yang nyata ketika telah terjadi pembuahan di dalam tubuh. Biasanya payudara akan menjadi lebih sensitif dan cenderung sakit ketika di sentuh. Ia pun akan terasa lebih lembut dan sesekali terasa gatal.

Keinginan Buang Air Meningkat

Jika Anda merasa tidak mnegonsumsi banyak air minum namun intensitas buang air kecil semakin meningkat, maka hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Hal ini terjadi karena timbulnya hormon hCB yang sebab aliran darah menuju vagina semakin meningkat.

Itulah beberapa peruabahn tubuh setelah proses pembuahan berhasil dilakukan. Jadi tanda apa saja yang sudah mulai Anda rasakan? Jika Anda ingin mengetahui banyak informasi mengenai kehamilan, silahkan kunjungi orami.co.id. Anda akan segera menemukan banyak informasi menarik seputar kehamilan dan tips parenting dari Orami Magazine.

Ingin Diet yang Aman? Lakukan Cara Diet Sehat Berikut Ini!

Ingin Diet yang Aman? Lakukan Cara Diet Sehat Berikut Ini!

Menjalani program diet umumnya dilakukan dengan tujuan menurunkan berat badan. Menjaga pola makan adalah satu cara diet alami paling tepat dan memberi hasil yang cukup signifikan dalam program diet. Namun, tidak sedikit mereka yang menjalaninya dengan mengambil cara kurang tepat. Cara kurang tepat tersebut membuat hasil diet kurang maksimal hingga memicu masalah kesehatan.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman lebih dalam seputar cara menjalani diet yang sehat. Agar memberi hasil sesuai harapan, sekaligus menghindari beragam masalah kesehatan.

Diet Bukan Hanya Tentang Mengurangi Porsi Makan

Para pelaku diet pemula, atau mereka yang sangat ingin mendapat hasil cepat biasanya memilih diet ekstrim dengan mengurangi porsi makan sehari-hari sampai melebihi batas wajar. Kesalahan bertambah ketika diet tidak diikuti memberi perhatian khusus dengan apa yang dikonsumsi selama diet. Anda bisa ikuti cara diet alami berikut ini sebagai referensi.

  • Tetaplah Makan Teratur

Ingin tubuh tetap sehat ketika diet? Tetaplah makan teratur di jam-jam yang seharusnya. Seperti pagi (sarapan), siang, dan malam. Melewatkan waktu makan hanya akan mengganggu sistem pencernaan dan metabolisme tubuh. Termasuk sarapan, berperan penting untuk membuat Anda produktif seharian yang mana menjadi cara menurunkan berat badan dengan kegiatan aktif.

  • Jangan Asal Isi Perut

Pelaku diet banyak juga yang melakukan kesalahan dengan asal-asalan mengisi perut ketika perut memberi signal rasa lapar. Seperti mengonsumsi camilan, minum manis, dan banyak lagi. Pilih camilan yang mendukung kegiatan diet seperti kacang-kacangan yang dipanggang, buah-buahan, atau air putih.

Jenis camilan yang mudah dicerna non-lemak jadi pilihan terbaik ketika ingin mengisi perut dalam cara menurunkan berat badan dengan cepat.

  • Perhatikan Nutrisi dan Gizi Dari Setiap Menu Makanan

Diet yang aman sangat dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan gizi dari setiap makanan yang dikonsumsi. Bisa disimpulkan, menu makanan porsi kecil tanpa nutrisi dan gizi seimbang tidak akan memberi hasil terbaik. Sehingga Anda perlu juga memperhatikan kandungan nutrisi pada setiap menu makanan diet sehari-hari.

Jangan lupa lakukan olahraga rutin serta istirahat cukup sebagai cara diet alami selain pengaturan pola makan.